pertanian
Berita Pertanian

PERAN PERTANIAN PENTING UNTUK PEMBANGUNAN DAERAH

Wagub Kaltim HM Mukmin Faisyal HP mengimbau agar masyarakat tidak terbujuk dengan perubahan alih fungsi lahan dari pertanian padi menjadi pertambangan. Karena, hal itu sangat merugikan masyarakat.

Menurut dia, petani di Kaltim sudah sadar bagaimana dampak alih fungsi tersebut. Karena, jika dialih fungsikan menjadi pertambangan, maka petani tidak akan dapat apa-apa.

“Itu sangat bahaya, saya yakin alih fungsi lahan hanya sebagai kepentingan sesaat saja,” kata Mukmin Faisyal di Desa Maruat Kecamatan Long Kali Kabupaten Paser, Sabtu (4/1).

Dia mengatakan sektor pertanian mempunyai peranan yang sangat penting dalam membangun perekonomian nasional termasuk perekonomian daerah, karena sektor pertanian berfungsi sebagai penyedia bahan pangan untuk ketahanan pangan masyarakat, sebagai instrumen pengentasan kemiskinan, penyedia lapangan kerja, serta sumber pendapatan masyarakat.

Menurut dia, Kabupaten Paser merupakan satu daerah di Kaltim yang potensial untuk pertanian tanaman pangan dan diharapkan bisa menjadi lumbung padi terbesar di Kaltim.

Karena itu, dengan jutaan hektar lahan potensial di Kaltim yang ada dan dapat dimanfaatkan secara maksimal, maka bukan mustahil Kaltim secara umum, akan mampu berswasembada beras.

”Saya berharap Pemerintah Kabupaten Paser dapat mengimbau para petani agar tidak tergiur dengan alih fungsi tersebut. Diharapkan Pemkab Paser terus memberikan perhatian kepada para petani yang didukung dengan pengalokasian anggaran dana pembangunan sektor pertanian yang memadai, maupun rangsangan lain yang dapat memacu usaha pertanian di daerah ini, agar makin bergairah lagi,” jelasnya.

Peningkatan jumlah wirausaha di bidang pertanian merupakan salah satu upaya pemulihan ekonomi Indonesia. Para wirausaha di bidang pertanian dapatberperan penting untik mengantisipasi ancaman krisis pangan.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan Dedi Nursyamsi mengatakan sektor pertanian menjadi salah satu sektor penting dalam upaya pemulihan ekonomi nasional di tengah pandemi covid-19.

“Pertanian tidak boleh berhenti. Teruslah menanam. Tapi perhatikan juga protokol pencegahan covid-19, agar produksi panen bisa maksimal dan petani serta penyuluh tetap sehat,” kata Dedi dikutip dari Antara, Senin, 20 Juli 2020.

Pihaknya menekankan pentingnya upaya menjadikan sektor pertanian untuk memenuhi penyediaan pangan menghadapi Musim Kemarau (MK) 2020 dan antisipasi dampak pandemi covid-19.

Oleh karena itu, ia mendorong sejumlah daerah untuk mencetak wirausaha di sektor pertanian di berbagai daerah sekaligus mempercepat musim tanah.

Ia mencontohkan di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, misalnya mulai melakukan percepatan tanam padi April-September (ASEP) 2020 dengan target tanam seluas 23.293 hektare.

Untuk mendukung percepatan tanam di tujuh lokasi IPDMIP, para petani dan penyuluh di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, melakukan gerakan gropyokan hama tikus sebagai salah satu upaya untuk mengamankan produksi.

Sementara penyuluh di Kabupaten Musi Rawas, Heriawan, yang juga menangani Project IPDMIP di Kabupaten Musi Rawas menyampaikan bahwa kegiatan Gropyokan ini dilakukan di lokasi persawahan yang dilalui oleh Daerah Irigasi (DI) yang menjadi target program IPDMIP yaitu program peningkatan kesejahteraan petani di sekitar daerah aliran sungai melalui tata kelola pengairan irigasi.

Ada tujuh kecamatan dari 14 kecamatan yang ada di Musi Rawas telah dijadwalkan untuk melakukan kegiatan gropyokan tikus atau pembasmian hama tikus yaitu Tugu Mulyo; Sumber Harta; Purwodadi; Sungai Lakitan Ulu; Megangsakti; Tuah Negeri; dan Muara Meliti. Sementara tujuh kecamatan lainnya adalah tadah hujan.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan langkah yang diambil para penyuluh dan petani ini sebagai langkah antisipatif.

“Pertanian cukup rawan terhadap serangan hama, salah satunya adalah hama tikus. Hama ini bisa merusak tanaman dan membuat gagal panen. Oleh karena itu petani dan penyuluh harus mengantisipasinya, seperti yang dilakukan di Musi Rawas,” katanya.

Baca Juga : https://www.myherbgardenguy.com/mengenal-gunung-elbrus-puncak-tertinggi-di-benua-eropa/

error: Content is protected !!