Gunung Denali
Hutan / Pegunungan

5 Fakta Gunung Denali, Puncak Tertinggi di Benua Amerika Utara

Gunung Denali, yang  juga dikenal dengan nama Gunung McKinley merupakan gunung yang terletak di wilayah negara bagian Alaska, Amerika Serikat. Menjulang dengan ketinggian 6.190 mdpl, Denali merupakan puncak tertinggi di Benua Amerika Utara. Selain itu, gunung tersebut merupakan pusat dari Taman Nasional dan Cagar Alam Denali yang terkenal dengan kekayaan flora dan faunanya.

Dilansir Nationalgeographic, nama “Denali” berasal dari bahasa Koyukon, sebuah bahasa tradisional yang dituturkan oleh penduduk asli Alaska, yang memiliki arti ” yang tinggi (the tall one)”. Nama Denali telah digunakan selama beberapa Rtp Slot generasi dan juga digunakan oleh para peneliti dan pecinta alam di masa lalu meskipun pada tahun 1896 Gunung tersebut juga disebut McKinley untuk menghormati nama kandidat Presiden AS saat itu.

Setelah McKinley menjadi Presiden AS ke-25 dan kemudian terbunuh, Kongres AS menerima dan mengakui nama McKinley pada tahun 1917 untuk gunung tersebut. Pada tahun 2015, saat masa pemerintahan Presiden Barack Obama, nama gunung tersebut secara resmi dikembalikan menjadi Denali.

Ingin tahu lebih lanjut mengenai Gunung Denali? SImak lima faktanya berikutini!

1. Gunung tertinggi ketiga dari kelompok tujuh puncak benua

Dalam kategori kelompok gunung tujuh puncak benua, dengan ketinggian 6.190 mdpl, Denali merupakan gunung tertinggi ketiga di kelompok tersebut. Pendaki yang ingin mendapat predikat seven summiteer atau pendaki tujuh puncak benua harus mampu mendaki dan mencapai puncak Denali.

Sebagai informasi terdapat tujuh buah gunung yang tersebar di tujuh benua yang masing-masing menjadi puncak-puncak tertinggi di wilayah benua tempat gunung-gunung tersebut berada. Dilansir Britannica, ketujuh puncak benua tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Gunung Everest (8.849 mdpl) di Nepal, Benua Asia
  2. Gunung Aconcagua, (6.961 mdpl) di Argentina, Benua Amerika Selatan
  3. Gunung Denali, (6.190 mdpl) di Amerika Serikat, Benua Amerika Utara
  4. Gunung Kilimanjaro (5.895 mdpl) di Tanzania, Benua Afrika
  5. Gunung Elbrus (5.642 mdpl) di Rusia, Benua Eropa
  6. Gunung Vinson Massif (4.892 mdpl) di Benua Antartika
  7. Gunung Jayawijaya/Cartenz Pyramid (4.884 mdpl) di Papua, Indonesia, yang juga merupakan puncak tertinggi di seluruh wilayah Oseania termasuk Australia.

Dilansir Goodnewsfromindonesia, pada tahun 2011 Tim Indonesia Seven Summits Expedition Mahitala Unpar (ISSEMU) menjadi tim pertama dari Indonesia yang berhasil mendaki dan mencapai seluruh tujuh puncak benua.

2. Terbentuk dari aktivitas tektonik di masa lalu

Dilansir Britannica, Denali pada dasarnya adalah sebuah blok batu granit raksasa yang terangkat secara tiba-tiba dari perut bumi selama periode aktivitas tektonik yang dimulai pada sekitar 60 juta tahun yang lalu.

Namun, sebagaimana dilansir Livescience, meskipun telah lama diyakini bahwa wilayah pegunungan Alaska yang mayoritas membentang di bagian wilayah selatan- tengah dibentuk oleh aktivitas tektonik, namun itu tetap menjadi misteri hingga saat ini karena jaraknya lebih dari 500 km dari pantai selatan Alaska, yang menjadi sumber terdekat dari aktivitas geologi pembentukan gunung. Sebuah pemodelan 3D yang dibuat oleh program komputer canggih akhirnya dapat menjelaskan bagaimana pola yang tidak biasa dalam patahan di kerak bumi membentuk wilayah pegunungan di Alaska.

3. Dipuncaki pertama kali pada tahun 1913

Dilansir Livescience, Denali berhasil dipuncaki pertama kali pada tahun 1913 oleh pendaki bernama Hudson Stuck, Harry Karstens, Walter Harper, dan Robert Tatum. Selanjutnya sebagaimana dilansir Americanalpineclub, pada tahun 1951, seorang pendaki Amerika bernama Bradford Washburn memelopori  pendakian melalui rute tebing barat (West Buttress) yang dianggap sebagai rute teraman dan termudah, dan oleh karena itu menjadi rute pendakian yang populer saat ini.

Terdapat sejumlah pencapaian lainnya dalam sejarah pendakian Gunung Denali diantaranya yang terkenal:

  • Pada tahun 1947, pendaki Amerika wanita bernama Barbara Washburn menjadi wanita pertama yang berhasil mencapai puncak Denali.
  • Pada tahun 1967, pendaki bernama Art Davidson, Dave Johnston daan Ray Genet berhasil menjadi pendaki pertama yang berhasil mencapai puncak Denali pada periode musim dinginnya (winter ascent)
  • Pada tahun 1970, seorang pendaki wanita asal Jepang bernama Naomi Uemura menjadi manusia dan wanita pertama yang berhasil mencapai puncak Denali seorang diri (solo ascent). Ia dinyatakan hilang pada tahun 1984 di Denali dalam upayanya mencapai puncak Denali di periode musim dinginnya (winter ascent).

4. Salah satu gunung yang sulit dan berbahaya untuk didaki

Denali merupakan salah satu gunung yang sulit dan berbahaya untuk didaki. Dilansir Nationalgeographic, Denali dianggap sebagai salah satu gunung yang sulit didaki karena cuaca yang bisa tiba-tiba menjadi buruk dengan suhu yang sangat rendah hingga minus puluhan derajat Celcius dan bidang-bidang vertikal terjal di rute menuju puncaknya.

Dilansir laman Redbull , dari sudut pandang pendaki profesional asal Inggris yang bernama Kenton Cool yang telah 16 kali mencapai puncak Gunung Everest, Denali merupakan salah satu dari 9 gunung di dunia yang sulit untuk didaki. Terdapat rute di Denali yang bernama Cassin Ridge yang cukup sulit untuk didaki, seluruhnya tertutup salju dengan 6 rute yang harus diambil dari rute termudah hingga rute yang benar-benar menantang.

Dilansir CNBC, sejak tahun1932 hingga 2022 setidaknya terdapat catatan sekitar 129 kematian pendaki di Gunung Denali. Dilansir History, saat ini terdapat sekitar 1000-an pendaki yang mencoba mendaki Denali setiap tahunnya dengan rasio keberhasilan mencapai puncaknya sekitar 50%. dari jumlah pendaki tersebut.

5. Lingkungannya kaya akan keanekaragaman flora dan fauna

Gunung Denali merupakan pusat dari Taman Nasional dan Cagar Alam Denali yang terkenal dengan kekayaan flora dan faunanya. Dilansir Denali National Park Service,Taman Nasional dan Cagar Alam Denali memiliki luas sekitar 24.000-an km persegi. Saat ini Taman Nasional tersebut menjadi rumah untuk 39 spesies mamalia, 169 spesies burung dan 1 spesies amfibi (katak kayu/wood frog) yang bisa beradaptasi di lingkungan dengan iklim subarktik. Tidak ditemukan spesies reptil di Denali.

Salah satu tujuan utama bagi para petualang yang mengunjungi Taman Nasional Denali adalah melihat langsung kehidupan satwa di alam liar dari kejauhan. Terdapat lima mamalia besar yang ingin dilihat para pengunjung yang dikenal sebagai The Alaska’s Big Five, satwa tersebut adalah: gawky moose (rusa besar), rusa caribou, domba Dall sheep yang memiliki sarang di lereng bukit yang tinggi, serigala dan tentu saja beruang grizzly yang terkenal.

Selain puncak gunung Denali yang menjadi tujuan utama para pendaki profesional untuk mendapatkan predikat pendaki tujuh puncak dunia, sejumlah informasi menyebutkan untuk para pencari petualangan dan pecandu hutan belantara tidak ada tempat yang lebih baik dari Taman Nasional dan Cagar Alam Denali ini.

Baca Juga : https://www.myherbgardenguy.com/keindahan-gunung-kilimanjaro/

error: Content is protected !!